Cari Blog Ini

Minggu, 23 September 2012

Resensi Novel Tango

         TANGO


     I.        IDENTITAS BUKU


Judul Buku      : Tango
Penulis            : Goo Hye Sun
Negara            : Korea
Bahasa            : Korea Terjemahan Bahasa Indonesia
Genre              : Roman
Penerbit           : Jakarta, PT Ufuk Publishing Fiction
Tanggal terbit  : Cetakan 1 Juli 2012 
Halaman          : 307 Halaman
Tango adalah novel pertama dan laris karya Goo Hye Sun, yang diterbitkan tahun 2009 di korea seorang artis cantik multitalent asal korea yang membintangi serial drama terkenal Boys Before Flower. Novel ini sangat laris dikorea.


      I.     ISI BUKU
1.    Sinopsis

Nama Lelaki itu Kang Jong Woon.
Selama dua tahun ini, artinya bagiku adalah pacar, teman, dan keluarga. Dia adalah lelaki muda dan tampan. Hari ini dia singgak di rumahku lagi. Jong Wonoon tiba-tiba maju dua atau tiga langkah sambil berteriak, “step!” Jong Woon terus berjalan berputar-putar tanpa henti seperti sedang menari, tingkahnya itu seakan megisyaratkan bahwa ia sedang minta diperhatikan. Lalu, ia melompat ketempatnya semula seperti seorang anak kecil. Akhirnya, aku bertanya kepadanya lebih dulu karena dia sedang berputar.
“Sedang apa?”
“Aku sedang menarikan tarian yang sangat romantis” jawab Jong Woon.
“Tarian apa itu?”
“Tango...”
            Seorang wanita bernama Yun yang pekerjaan sambilannya sebagai penerjemah novel bahasa inggris yang kehidupan karier, keluarga serta percintaanya sangat komplit hadir mengisi hidupnya. Kekasih yang bernama  Jong won yang telah dipacarinya selama 2 tahun belakangan ini mengalir begitu saja, sampai disadari oleh Yun yang tidak tahu apakah dirinya sangat mencintai Jong Woon atau tidak. Beberapa kali sering terjadi pertengkaran diantara keduanya. Hal yang sangat mendasar bagi kaum lelaki yang tidak ingin diceritakan Jong Woon kepadanya dan begitupun Yun tidak akan bertanya lebih dulu membuat keadaan mereka berdua tambah buruk. Alkohol dan rokok yang sangat tidak disukai  Yun, yang coba di terima Yun tetapi sulit hanya sekedar melarang dengan pelan-pelan. Sampai akhirnya Jong Woon meniggalkan Yun seorang diri, sedangkan Yun sendiri tidak dapat menerima kenyataan putus tetapi Yun coba menenggelamkan pikiran tersebut untuk dapat menerima kenyataan.
Kebimbangan yang di hadapi Yun terus menghantuinya apakah dirinya sangat mencintai Jong Woon tetapi pemikiran tersebut hanya membuat Yun bingung dan tidak mengerti dengan sebuah kenyataan pahit. Dan saat itu pula Yun bertemu dengan dua orang pria di waktu yang berbeda. Park Si Hoo seseorang pria yang ia kenal lewat kereta bawah tanah yang membawanya pada sebuah kenyataan dan membawanya menerima kenyataan, pria yang sangat baik yang membuat Yun sangat nyaman berada disampingnya. Dan membawa perubahan pada hidupnya. Min Young pria yang berusia sekitar 40an kaya raya wakil perusahaan penerbit tempat Yun bekerja, yang ternyata sudah memperhatikan Yun sampai akhirnya bertemu sikapnya yang elegan dan tidak pernah berbasa-basi kemudian memberikan sebuah cincin pada Yun dan mengajaknya menikah. Dengan tawaran tersebut membuat Yun ragu apakah menolak atau menerima Min Young karena dirinya sendiri tidak yakin menyukai Min Young, dan dengan siapakah Yun berada sangat nyaman. Tentunya dengan Park Si Hoo yang membuatnya membuka mata di dunia ini dan membuat Yun memahami dirinya sendiri bahwa dia sangat menyukai Si Hoo yang begitu lembut dan memahami dirinya, tetapi takdir berkata lain Si Hoo meninggal karena kecelakaan di tempat dimana Yun dan Si Hoo menarikan tarian tango.
“Hidup sama seperti awan. Waktu sama seperti angin. Kita harus menerima kenyataan itu” bisiknya kepada hatiku. “ kau bisa kehilangan arah lagi. Lalu kau juga bisa mencurigai dirimu lagi.”
Itulah yang Yun ingat dari ucapan Si Hoo

2.    Kelebihan
Kelebihan buku ini ceritanya yang sebenarnya sederhana tetapi disampaikan secara lebih luas dan bahasa yang terstruktur.
3.    Kelemahan
Dalam menggambarkan karakter seseorang dalam cerita kurang jelas sehingga pembaca agak susah menggambarkan seseorang dalam cerita tersebut
    II.        ORGANISASI BUKU
Novel yang berjudul Tango itu penyajiannya cukup menarik dengan alur cerita menggunakan alur maju serta cocok untuk sebuah novel romantis.
   III.        BAHASA BUKU
Pengarang merupakan orang korea serta novelnya berbahasa korea walaupun dirubah kedalam bahasa indonesia akan lebih berbeda penyajian bahasa penulisan korea yang indah, tertapi sejauh ini sudah cukup baik.
  IV.        KESIMPULAN
Novel ini sangat menarik sangat berbeda jika dibandingkan dengan drama-drama asli korea sendiri, Goo Hye Sun membuat suatu karya pertama novel romantis yang sangat baik.
    V.       SARAN
Disarankan kepada seluruh pembaca untuk segera membaca novel romantis yang sangat menarik ini.