Judul Buku : Tango
Penulis : Goo Hye Sun
Negara : Korea
Bahasa : Korea Terjemahan Bahasa Indonesia
Genre : Roman
Penerbit : Jakarta, PT Ufuk Publishing Fiction
Tanggal terbit : Cetakan 1 Juli 2012
Halaman : 307 Halaman
Tango
adalah novel pertama dan laris karya Goo Hye Sun, yang diterbitkan tahun 2009
di korea seorang artis cantik multitalent
asal korea yang membintangi serial drama terkenal Boys Before Flower. Novel ini sangat laris dikorea.Penulis : Goo Hye Sun
Negara : Korea
Bahasa : Korea Terjemahan Bahasa Indonesia
Genre : Roman
Penerbit : Jakarta, PT Ufuk Publishing Fiction
Tanggal terbit : Cetakan 1 Juli 2012
Halaman : 307 Halaman
I. ISI BUKU
1. Sinopsis
Nama
Lelaki itu Kang Jong Woon.
Selama
dua tahun ini, artinya bagiku adalah pacar, teman, dan keluarga. Dia adalah
lelaki muda dan tampan. Hari ini dia singgak di rumahku lagi. Jong Wonoon
tiba-tiba maju dua atau tiga langkah sambil berteriak, “step!” Jong Woon terus
berjalan berputar-putar tanpa henti seperti sedang menari, tingkahnya itu
seakan megisyaratkan bahwa ia sedang minta diperhatikan. Lalu, ia melompat
ketempatnya semula seperti seorang anak kecil. Akhirnya, aku bertanya kepadanya
lebih dulu karena dia sedang berputar.
“Sedang
apa?”
“Aku
sedang menarikan tarian yang sangat romantis” jawab Jong Woon.
“Tarian
apa itu?”
“Tango...”
Seorang
wanita bernama Yun yang pekerjaan sambilannya sebagai penerjemah novel bahasa
inggris yang kehidupan karier, keluarga serta percintaanya sangat komplit hadir
mengisi hidupnya. Kekasih yang bernama
Jong won yang telah dipacarinya selama 2 tahun belakangan ini mengalir
begitu saja, sampai disadari oleh Yun yang tidak tahu apakah dirinya sangat
mencintai Jong Woon atau tidak. Beberapa kali sering terjadi pertengkaran
diantara keduanya. Hal yang sangat mendasar bagi kaum lelaki yang tidak ingin
diceritakan Jong Woon kepadanya dan begitupun Yun tidak akan bertanya lebih
dulu membuat keadaan mereka berdua tambah buruk. Alkohol dan rokok yang sangat
tidak disukai Yun, yang coba di terima
Yun tetapi sulit hanya sekedar melarang dengan pelan-pelan. Sampai akhirnya
Jong Woon meniggalkan Yun seorang diri, sedangkan Yun sendiri tidak dapat
menerima kenyataan putus tetapi Yun coba menenggelamkan pikiran tersebut untuk
dapat menerima kenyataan.
Kebimbangan yang di hadapi Yun terus
menghantuinya apakah dirinya sangat mencintai Jong Woon tetapi pemikiran
tersebut hanya membuat Yun bingung dan tidak mengerti dengan sebuah kenyataan
pahit. Dan saat itu pula Yun bertemu dengan dua orang pria di waktu yang
berbeda. Park Si Hoo seseorang pria yang ia kenal lewat kereta bawah tanah yang
membawanya pada sebuah kenyataan dan membawanya menerima kenyataan, pria yang
sangat baik yang membuat Yun sangat nyaman berada disampingnya. Dan membawa
perubahan pada hidupnya. Min Young pria yang berusia sekitar 40an kaya raya
wakil perusahaan penerbit tempat Yun bekerja, yang ternyata sudah memperhatikan
Yun sampai akhirnya bertemu sikapnya yang elegan dan tidak pernah berbasa-basi kemudian
memberikan sebuah cincin pada Yun dan mengajaknya menikah. Dengan tawaran
tersebut membuat Yun ragu apakah menolak atau menerima Min Young karena dirinya
sendiri tidak yakin menyukai Min Young, dan dengan siapakah Yun berada sangat
nyaman. Tentunya dengan Park Si Hoo yang membuatnya membuka mata di dunia ini
dan membuat Yun memahami dirinya sendiri bahwa dia sangat menyukai Si Hoo yang
begitu lembut dan memahami dirinya, tetapi takdir berkata lain Si Hoo meninggal
karena kecelakaan di tempat dimana Yun dan Si Hoo menarikan tarian tango.
“Hidup
sama seperti awan. Waktu sama seperti angin. Kita harus menerima kenyataan itu”
bisiknya kepada hatiku. “ kau bisa kehilangan arah lagi. Lalu kau juga bisa
mencurigai dirimu lagi.”
Itulah yang Yun ingat dari ucapan Si
Hoo
2. Kelebihan
Kelebihan buku ini
ceritanya yang sebenarnya sederhana tetapi disampaikan secara lebih luas dan
bahasa yang terstruktur.
3. Kelemahan
Dalam menggambarkan
karakter seseorang dalam cerita kurang jelas sehingga pembaca agak susah
menggambarkan seseorang dalam cerita tersebut
II. ORGANISASI BUKU
Novel
yang berjudul Tango itu penyajiannya cukup menarik dengan alur cerita
menggunakan alur maju serta cocok untuk sebuah novel romantis.
III.
BAHASA BUKU
Pengarang
merupakan orang korea serta novelnya berbahasa korea walaupun dirubah kedalam
bahasa indonesia akan lebih berbeda penyajian bahasa penulisan korea yang
indah, tertapi sejauh ini sudah cukup baik.
IV.
KESIMPULAN
Novel
ini sangat menarik sangat berbeda jika dibandingkan dengan drama-drama asli
korea sendiri, Goo Hye Sun membuat suatu karya pertama novel romantis yang
sangat baik.
V. SARAN
Disarankan kepada
seluruh pembaca untuk segera membaca novel romantis yang sangat menarik ini.